Rabu, 20 Mei 2009

KEGIATAN SEPUTAR LUSTRUM I PAROKI

Jadwal Kegiatan
LUSTRUM I
PAROKI HATI KUDUS YESUS TANAH MAS

Lomba Taman
Diadakan pada hari Minggu, 31 Mei 2009, mulai pkl. 9 pagi. Kegiatan ini meneruskan kegiatan yang telah dilakukan tahun lalu.

Lomba Nasi Tumpeng
Diadakan pada hari Sabtu, 6 Juni 2009, penilaian dimulai pkl. 4 sore di Plaza halaman gereja.

Misa Lustrum I
Diadakan pada hari Sabtu, 6 Juni 2009 pkl. 17.30 (setengah 6 sore) di Gereja. Pada misa ini akan dilakukan pelantikan Ketua Lingkungan yang baru dan Pengurus Lingkungan.

Pesta Umat dan Pentas Seni
Diadakan pada hari Sabtu, 6 Juni 2009 setelah selesai Misa Lustrum I, bertempat di Plaza halaman gereja.

Donor Darah & Pengobatan Murah
Diadakan pada hari Minggu, 14 Juni 2009 setelah misa Minggu pagi, bertempat di Wisma Kurnia.

Misa Pesta Nama Paroki
Diadakan pada hari Jumat, 19 Juni 2009 (bertepatan dengan Hari Raya Hati Kudus Yesus pelindung paroki) mulai jam 6 sore di Gereja. Misa dipimpin oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Ign. Suharyo, Pr.

Pentas Ketoprak
Dilaksanakan pada hari Jumat 19 Juni 2009, setelah misa pesta nama selesai. Ketoprak dengan lakon : Babat Greja Katolik Tanah Mas

Lomba-lomba
Diadakan pada hari Minggu, 21 Juni 2009, mulai pkl. 9 pagi di Wisma Kurnia.
Lomba menggambar di tong sampah : setiap lingkungan diwakili 2 orang, tong sampah berupa ember plastik bekas cat tembok yang sudah diberi dasar putih.
Lomba yel-yel : setiap group lingkungan diwakili oleh 6 orang, maksimal penampilan 10 menit.
* ketentuan yang lebih jelas bisa ditanyakan kepada Panitia (Ronald dan Debby).

Pentas Seni dan Parade Band
Kegiatan akan diadakan pada hari Sabtu, 27 Juni 2009, mulai pkl. 12 siang. Kegiatan ini mengundang perwakilan dari sekolah-sekolah Katolik, dan paroki-paroki yang dapat mengisi kegiatan ini.

Bazar
Diadakan hari Sabtu dan Minggu, 27-28 Juni 2009, di halaman Gereja.

Parade Koor antar Lingkungan
Diadakan pada hari Minggu, 28 Juni 2009, mulai jam 9 pagi di Gereja.

Lomba Menggambar untuk anak
Terbuka untuk anak dari TK dan SD. Babak final dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Juni 2009, mulai jam 9 pagi di Wisma Kurnia.
* ketentuan yang lebih jelas bisa ditanyakan kepada Panitia (Ronald dan Debby).

Visitasi kepada Sakramen Maha Kudus (1 jam bersama Yesus)
Diadakan setiap hari mulai 1 Juni - 30 Juni 2009, mulai 7-8 malam di gereja. Khusus hari Jumat, 5 Juni 2009, visitasi diadakan satu hari, mulai pkl. 6 pagi sampai pkl. 5 sore. Jadwal sudah tersusun dan dibagikan.

Novena Kepada Hati Kudus Yesus
Diadakan mulai hari Rabu - Kamis, 10-18 Juni 2009 mulai jam 6 sore di gereja.

Ket.
Mohon teman-teman Mudika dapat terlibat langsung maupun tidak langsung dalam berbagai kegiatan tersebut. Mohon juga infonya apabila ada yang salah dalam detil kegiatan yang telah diposting. Kesalahan akan segera diperbaiki dan diupdate kembali.
Thanks...

PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!

Senin, 18 Mei 2009

MISA KAUM MUDA

Dari PAROKI GEDANGAN

Misa kaum muda putaran kelima, yang jatuh pada hari Minggu, 17 Mei yang lalu, diadakan di Paroki St. Yusuf Gedangan. Misa yang dimulai pkl. 10 pagi, dipimpin oleh Rm. Edi, selaku romo moderator mahasiswa, dan Romo paroki Gedangan.
Nuansa Jawa pesisir sangat menonjol dalam misa ini. Terbukti dengan iringan musik keroncong, peserta misa yang diminta untuk memakai pakaian dengan corak batik, serta persembahan yang dibawa di altar berupa sayuran, buah, serta ikan yang telah digoreng lengkap dengan lalap dan sambalnya.
Meskipun lama, kami tetap dengan setia mengikuti misa tersebut. Apalagi suguhan teatrikal dari Mudika Paroki Gedangan. Menyuguhkan tentang keanekaragaman yang ada di dalam organisasi Mudika, yang menimbulkan perbedaan. Akan tetapi dalam perbedaan itu ada suatu kebersamaan yang kuat, sehingga bila akan saling melengkapi.

Acara dilanjutkan di Wisma Bintang Laut, yang terletak di sebelah gedung gereja. Dalam acara tersebut disuguhkan games, 'shocking dance' (yang membuat shock yang menonton), serta makan siang yang unik.
Kenapa unik? Karena, kami yang hadir, yang terbagi dalam 10 kelompok, hanya diberi 10 tampah yang berisikan nasi thok... Bayangkan saja, masak dalam acara seperti ini hanya diberi nasi putih thok..?? Namun kami ndak peduli lagi, lha wong udah jam 2 siang, cacing-cacing di lambung udah minta diberi makan...
Tak lama kemudian datang lagi sesuatu. Kami pikir lauknya. Eh... ternyata hanya 'kuaci'....
Ya udah, makan aja.... Terakhir, baru lauknya yang bener, paha ayam goreng, tempe goreng, ikan asin, lalapan, dan sambal. Dan semua harus dihabiskan oleh anggota kelompok masing-masing. Hahaha... sebuah makan siang yang unik....

Misa periode keenam dilaksanakan di Paroki Materdei Lampersari, pada hari Minggu, 21 Juni 2009. Sayang, hari itu bertepatan dengan kegiatan dalam rangka Lustrum Paroki yang diselenggarakan oleh Kaum Muda Paroki. Ndak bisa ikut deh...
Tapi tetep semangat ya....

See u next time....

PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!

Note : Foto bisa dilihat di Multiply dan Facebook

KUNJUNGAN

SEMINARIS...
dari Seminari Mertoyudan

Hari Sabtu dan Minggu, 16-17 Mei yang lalu, serombongan temen-temen dari Seminari Mertoyudan berkunjung ke Paroki kita. Rombongan yang berjumlah 40-an itu, sampai di Gereja kira2 pkl. 4 sore. Setelah beristirahat sejenak, merekapun mengikuti misa Sabtu sore.
Tujuan mereka datang ke Paroki kita adalah untuk mencari dana guna kegiatan yang akan diadakan di Seminari tersebut. Setelah misa Sabtu sore itu, mereka pun menawarkan souvenir yang telah mereka bawa. Ada kaos, stiker.

Sekitar jam setengah 8 malam, setelah makan malam bersama dengan beberapa anggota Misdinar dan Mudika, diadakan pertemuan singkat di Wisma Kurnia. Dalam pertemuan itu, diadakan perkenalan antar Misdinar dan Mudika dengan para Seminaris. Satu jam kemudian, para seminaris mengadakan gladi bersih untuk mengiringi misa Minggu pagi. Mereka akan menyajikan mini orkestra yang telah disiapkan.

Minggu pagi, dengan iringan orkestra dan paduan suara para Seminaris, membuat misa menjadi berbeda. Dalam misa tersebut, selain Romo Budi, juga dipimpin oleh Romo Nano, yang ikut mendampingi dari Seminari Mertoyudan. Setelah diungkapkan maksud dan tujuan para Seminaris itu berkunjung, maka diedarkan kotak sumbangan yang telah disiapkan. Setelah misa selesai, umat pun banyak yang membeli souvenir yang dibawa para Seminaris.

Sekitar jam 10 pagi, rombongan bertolak pulang.
Trima kasih atas kunjungannya. Trima kasih atas pelayanannya dalam misa Minggu pagi. Semoga kunjungan yang meskipun hanya sesaat, dapat menimbulkan banyak benih panggilan di paroki Hati Kudus Yesus Tanah Mas.

PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!

Note : Foto bisa dilihat di Multiply atau Facebook

Jumat, 15 Mei 2009

Acara Mudika Minggu Ini

Temu dengan Seminaris

Para Seminaris akan datang pada hari Sabtu ini, 16 Mei 2009. Direncanakan akan diadakan acara pada malam harinya, pkl. 19.00, bersama Mudika dan Misdinar.
Rencananya para Seminaris ini akan mengisi pada misa Minggu pagi.
So... datang ya... di Wisma Kurnia, hari Sabtu, 16 Mei 2009, pkl. 7 malam.

Misa Kaum Muda Sekota Semarang

Seperti bulan-bulan sebelumnya, Misa Kaum Muda Sekota Semarang diadakan lagi. Kali ini Paroki Gedangan yang menjadi tuan rumah. Pelaksanaannya pada hari Minggu, 17 Mei 2009, pkl. 10 pagi di Gereja Gedangan.
Nah... buat yang mau gabung pada misa ini, kumpul yuk di Pastoran, supaya bisa brangkat bareng. Direncanakan brangkat dari Pastoran pkl. 9.30 pagi.
Yang punya motor silakan bawa motor dan helm, yang gak punya nanti bisa bonceng-boncengan tapi tetep bawa helm nya ya....

Be There....

PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!

Artikel Suara Merdeka : KIDUNG DAMAI Dari SEMARANG

Kidung Damai dalam Kolaborasi Kiai Kanjeng dengan Romo Aloysius

SUASANA sejuk dan damai terasa sekali di halaman parkir Gereja Isa Almasih (GIA) Pringgading Semarang, Selasa (12/5) malam. Saat itu beberapa tokoh agama dan warga berjumpa dalam acara ’’Kidung Damai dari Semarang’’ bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng Gamelan Orchestra.

Terlebih dalam kegiatan yang diprakarsai oleh GIA tersebut terjadi sebuah kolaborasi yang cukup harmonis dan indah antara permainan musik dari Kiai Kanjeng dan permainan saxophone Romo Aloysius Budi. Suasana semalam begitu gayeng dan cair.

Dalam sebuah kehidupan, baik bertetangga, berteman, maupun dalam dunia kerja, perjumpaan Islam dan Kristen merupakan realitas yang tak terelakan. Perjumpaan tidak sengaja tersebut sebenarnya sudah merupakan pintu pembuka untuk mengikis prasangka negatif dan kebekuan hubungan antarumat beragama.

Karena itulah dibutuhkan suatu upaya sengaja yang bisa menjembatani perjumpaan keduanya dengan suasana yang kondusif untuk memupuk persaudaraan. Seperti halnya kegiatan musik laiknya ’’Kidung Damai dari Semarang’’ yang bisa dipahami oleh segala strata dan usia.

Simak saja pertemuan antara Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun dengan Pdt Gunarto, KH Nuril Arifin, Pdt Timotius Adidharma, M Tafsir, Romo Budi, dan KH Budi Harjono. Suasana akrab pun terbangun lewat candaan yang dilontarkan Cak Nun kepada beberapa tokoh agama yang hadir. Ya, dalam acara tersebut telah terbangun kolaborasi yang hangat antara Islam dan Kristen.

Membaca Alquran

Kolaborasi yang baik itu juga terlihat saat acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Begitu juga dengan kumandang musik yang dipertontonkan oleh Kiai Kanjeng dengan Vocal Group Sacrifice of Praise. Dalam lagu ’’Syalom’’, mereka menyanyikan tembang tersebut dalam bahasa Arab, Inggris, dan juga Indonesia.

"Kalau dari kami dan Kiai kanjeng pada dasarnya senang dengan kegiatan ini karena bisa tambah saudara, tambah sedulur. Kami tidak mempersoalkan hal-hal yang tidak perlu dipersoalkan dan sudah mempunyai pilihan masing-masing," kata Cak Nun.

Menurut dia, ada wilayah-wilayah yang bisa dipergunakan untuk saling bekerja sama, asalkan pagar akidah atau teologinya saling dijaga. Bagi Cak Nun, makna kerukunan umat beragama sangat besar. Karenanya, dia menghindari semua pekerjaan yang membuat tidak rukun, seperti berpolitik.

Sementara, Romo Budi yang juga Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang, menyambut baik acara tersebut.
’’Kegiatan ini bukanlah sekadar acara, melainkan sebuah peristiwa yang intereligius yang sangat dalam, dibungkus dalam media seni dan musik. Ini merupakan satu cara yang bisa mempersatukan, sehingga kita tidak lagi membeda-bedakan antara Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha. Dan diharapkan kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tapi bisa berkelanjutan,’’ ujar Romo Budi.

(Leonardo Agung B-62)

Kamis, 14 Mei 2009

LATIHAN KOOR AMDG

Friend's.....

Gabung yuk bersama kelompok koor Mudika AMDG, biar tambah rame gitu....
Latihan setiap hari Kamis dan Minggu, jam setengah 8 malam di Pastoran.

Jangan lupa ya...

Sementara ini buat persiapan tugas Novena Pentakosta, 22 Mei 2009 dan tugas mingguan : hari Sabtu sore, 30 Mei 2009

PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!

KIDUNG DAMAI DARI SEMARANG

Selasa, 12 Mei 2009 yang lalu, Mudika Paroki Hati Kudus Yesus, melalui kelompok PS AMDG, mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan Kidung Damai Dari Semarang, yang diadakan di Parkiran Gereja Isa Almasih (GIA) Pringgading. Kegiatan yang diadakan oleh GIA Pringgading ini dihadiri oleh banyak pemuka agama, karena acara ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga GIA, melainkan juga umat Islam, Katolik dan agama-agama yang lain.

Hadir dalam acara ini sebagai bintang tamu adalah Emha Ainun Najib (Cak Nun) bersama dengan Gamelan Kyai Kanjengnya. Hadir beberapa ulama-ulama dan pendeta dari gereja yang lain. Tak lupa Rm. Budi Purnomo pun diundang dalam acara ini.

Acara yang dimulai jam 7 malam itu, berakhir sampai jam 12 malam. AMDG tampil pada acara-acara akhir, sehingga teman-teman yang ikut kelelahan menunggu. Ngantuk dan lapar (karena nggak dapat makan malam.. ihik...). Yah... namanya juga pelayanan, tapi kami semua terhibur dengan gaya lucu Cak Nun yang membuat kami dapat tertawa....

PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!

Note : Berita dari harian Suara Merdeka bisa dibaca di artikel yang berikutnya


Note : Foto bisa dilihat di Facebook dan Multiply