MISA KAUM MUDA KATOLIK KOTA SEMARANGMinggu tanggal 18 Januari kemaren, Mudika Paroki Hati Kudus Yesus Tanah Mas mengadakan acara Misa Kaum Muda Katolik, yang mengundang Mudika se Kota Semarang.

Meski acara sempat molor sekitar 15 menit dari jadwal yang direncanakan dimulai pkl. 10.00, namun hal itu tidak mengurangi kemeriahan misa. Dihadiri sekitar 400 mudika sekota Semarang membuat misa Kaum Muda terasa lebih semarak. Ada yang dari paroki di kota Semarang maupun yang dari luar kota Semarang.
Misa tersebut dipimpin oleh Rm. Budi (romo Paroki Hati Kudus Yesus Tanah Mas) dan Rm. Edi (romo Pendamping Kaum Muda dan Mahasiswa). Ternyata kedua romo ini berasal dari paroki yang sama (dari Wonogiri) dan ternyata juga alumni SMP yang sama (SMP negeri di kota Wonogiri). Wah.... ternyata dunia ini sempit ya....
Diiringi koor dari PD Karismatik Yunior Kota Semarang yang melantunkan lagu-lagu pujian dengan indahnya menambah kemeriahan suasana.

Pada misa ini, romo Budi berkenan memainkan saksofon nya (karena itu dikenal dengan nama lain romo Budi Sek, saksofon maksudnya). Dua lagu dilantunkan pada saat homili bersama dengan romo Edi,
Bapa yang Kekal dan
Dia Mengerti.
Dalam homilinya kedua romo ini berpesan kepada semua yang hadir untuk dapat mengubah diri sendiri sehingga akhirnya dapat ikut mengubah dunia menjadi lebih baik lagi, seperti Samuel yang telah dipanggil Tuhan, seperti santo Paulus yang juga telah mengubah dunia dan seperti para rasul yang akhirnya mengikuti jalan Yesus setelah ditunjukkan oleh Yohanes Pembaptis bahwa Yesus adalah mesias. Mereka semua telah mengubah dunia, maka kaum muda pun diharapkan dapat mengubah dunia, melalui hobi dan kesenangan yang dimiliki, misalnya dengan futsall (contoh dari romo Edi).

Di akhir misa di adakan pemotongan tumpeng sebagai tanda dimulai tahun kaum muda Katolik. Tumpeng yang dipotong oleh romo Budi diserahkan ke romo Edi, yang selanjutnya diserahkan kepada kaum muda yang tengah berulang tahun di hari minggu itu.
Setelah misa, ada acara di Wisma Kurnia.
Acara yang dimulai setelah selesai misa itu dibawakan oleh duo MC : Maria dan Emma, dimulai dengan doa pembuka sekaligus doa makan. Rupanya acara pertama adalah makan siang bersama (hari sudah siang, jam menunjuk pukul 12.30). Sambil makan kaum muda yang hadir disajikan suguhan Capoeira, sebuah olahraga beladiri dari negara Brazil. Wah... kudu ati-ati nich biar nggak kena tendangan....
Selesai makan, ada acara permainan yang menuntut setiap kaum muda untuk mengenal satu sama lain yang ada di sebelahnya. Emmm.... ternyata ada juga yang belum sempat kenalan.... dihukum ya....
Ada juga permainan kandang sapi bubrah, aneh ya...
Dan terakhir adalah game tebak wajah yang ditayangkan melalui LCD projektor.
Tak terasa waktu sudah menunjuk pukul 14.30, dan sebelum bubar, romo Edi mengingatkan kembali kepada segenap kaum muda untuk kembali berkumpul di pertemuan selanjutnya di Paroki St. Paulus Sendangguwo tanggal 15 Pebruari yang akan datang.
Sukses buat kaum muda paroki Hati Kudus
Sukses buat kaum muda kota Semarang
Semoga menjadi awal yang baik untuk bersama-sama mengubah diri sendiri, sehingga akhirnya dapat mengubah dunia....
PRO ECCLESIA ET PATRIA !!!